Kamis, 26 Februari 2015

Untung rugi Mengguankan ban belakang terlalu besar


Saat ini, menggunakan ban berukuran lebih besar untuk roda bagian belakang sepeda motor telah menjadi tren di kalangan penyuka modifikasi. Selain tampilan lebih gagah dan sporty, pengendalian motor pun lebih stabil. 

"Dan faktanya, setiap sepeda motor merek apapun, dan jenis apa saja selalu menggunakan ban belakang berukuran lebih besar dibanding ban depan.

Menurut Edi, panggilan Suaidi, hal itu merupakan rumusan pasti sesuai dengan fungsi ban sepeda motor sesuai dengan karakter jalanan yang ada saat ini. Ban belakang merupakan penerus tenaga dari mesin yang disalurkan melalui peranti transmisi ke permukaan lintasan atau jalanan 
yang dilalui.

Oleh karena itu, ban belakang harus berukuran lebih besar. "Hal itu dimaksudkan agar handling (pengendalian) lebih stabil dan cengkeraman ke aspal lebih kuat," terang Edi.

Sedangkan ban di bagian roda depan berfungsi sebagai penerus haluan dari setang atau kemudi yang diarahkan sesuai dengan keingian pengemudi. Agar haluan bisa dikendalikan lebih lincah sesuai dengan situasi dan kondisi, maka dipilih ban berukuran lebih kecil.

Hanya, bila ban belakang yang dipilih berukuran terlalu besar atau bahkan melebihi batas-batas kewajaran, justeru menimbulkan banyak kerugian.


Bila pemilik motor ingin menambah ukuran, batas penambahan ukuran yang wajar adalah plus satu. Artinya, bila ban depan semula berukuran 70/90 sebaiknya menjadi 80/90 dan belakang 80/90 menjadi 90/90. 

Lantas apa saja kerugian ban yang terlalu gambot? Berikut penjelasan Suaidi :

1. Gir dan rantai cepat aus


Ukuran ban yang terlampau besar akan menjadikan gir bekerja ekstra keras untuk menariknya saat tuas gas ditarik dengan kuat oleh pengemudi. Padahal, pabrikan telah merancang kapasitas maksimal gir sesuai dengan ban berukuran standar pabrik.

Begitu pula dengan rantai. Akibatnya kedua komponen tersebut cepat aus. Bila sepeda motor yang dgunakan jenis skuter matik, maka peranti Continously Variable Transmission (CVT) dan pendukungya akan cepat rusak.

2. Perlu meningkatkan torsi

Menggunakan ban ukuran besar harus diimbangi dengan meningkatkan torsi mesin motor. Bila tidak, akselerasi motor bakal loyo. Sehingga, motor tak bertenaga .

Selain perlu bore up mesin dengan peningkatan kompresi mesin, juga perlu mengganti knalpot dengan knalpot freeflow dan pilot jet. Ini berarti butuh biaya ekstra bila ingin mendapatkan kenyamanan sekaligus tidak merusak komponen yang lain.

3. Kerja rem lebih berat

Ban yang berukuran lebih besar dari ukuran standar pabrikan tentu akan menjadikan beban yang harus disangga rem semakin berat ketika pengemudi menginjak pedal rem. Sehingga, kinerja peranti itu tidak akan maksimal bahkan cepat aus.

Memang, biasanya bengkel modifikasi menganjurkan agar menggunakan piringan rem dengan diameter lebih besar. Namun, soal keawetan peranti anyar itu tidak bisa dijamin sampai kapan. 

4. Kurang lincah bermanuver

Penggunaan ban besar di roda belakang memang menjadikan pengendalian motor lebih stabil dan cengkeraman ke aspal lebih kuat. Namun, di saat kondisi jalanan padat atau bahkan macet motor lebih sulit untuk diajak bermanuver.

Artinya, dengan ban belakang yang berukuran terlalu besar menjadikan motor tidak lincah bermanuver.

5. Boros bahan bakar

Seiring dengan semakin beratnya beban yang harus diusung mesin karena ban belakang berukuran terlampau besar, maka kerja mesin juga ekstra keras. 

Semakin besar tenaga yang harus disemburkan mesin, maka semakin besar pula asupan bahan bakar yang dibutuhkan mesin. "Artinya, motor semakin boros bahan bakar," terang Edi.

Itulah beberapa untung dan rugi menggunakan ban belakang yang berukuran terlalu besar dan melebihi standar penambahan ukuran sesuai rekomendasi pabrikan.

Bintang MU Musuhan dengan Van Gaal?

Peluang Real Madrid mendapatkan kiper Manchester United David de Gea kembali terbuka. Hubungan pemuda Spanyol itu dengan manajer MU Louis van Gaal kabarnya sedang renggang.

Kabar mengejutkan diungkap media Spanyol AS di penghujung Februari. De Gea konon sudah sebulan ini tidak bertegur sapa sama sekali dengan Van Gaal.

Buruknya hubungan dengan Van Gaal ini yang diyakini membuat De Gea tak kunjung memperpanjang kontrak bersama MU. Kontrak eks pemain Atletico Madrid itu bersama The Red Devils akan habis Juni 2016.

Madrid kabarnya mengamati perkembangan hubungan De Gea dengan Van Gaal. Agen De Gea, Jorge Mendes juga terus berhubungan dengan perwakilan Madrid.

Madrid memang sangat menginginkan De Gea. Los Blancos berharap memiliki pemain 24 tahun itu musim panas nanti. De Gea disiapkan Madrid menggantikan Iker Casillas.

Casillas hampir pasti akan dilepas Madrid akhir musim nanti karena performanya sudah menurun drastis dan kerap membuat blunder.
sumber : http://bola.liputan6.com

Selasa, 24 Februari 2015

Kamis, 12 Februari 2015

Tips berkendara dengan aman

Berkendara itu sangat menyenangkan bukan? Apalagi orang yang sangat menggemari otomotif. Nah, saya akan menyampaikan beberapa tips berkendara dengan aman.




Tips nya yaitu :

1) Membersihkan diri sebelum berkendara
     Membersihkan diri sebelum berkendara adalah hal yang sangat penting. Karena pada saat berkendara dengan  tubuh yang tidak bersih, pasti tidak akan berkonsentrasi dalam menyetir. Jika kita berkendara sudah membersihkan diri, kita akan lebih enjoy menyetir di jalanan.

2) Istirahat sebelum menyetir
     Banyak orang yang kecelakaan akibat mengantuk. Alangkah baiknya, kita sebelum berkendara harus istirahat dahulu. Karena berkendara dengan tunuh yang lelah, pikiran kita akan tidak fokus. Jika anda sudah terlanjur mengantuk saat berkendara, hendaknya istirahat terlebih dahulu di tempat yang teduh atau di rest area. Cukup dengan 15 menit saja, dengan itu tubuih kita akan segar dan tidak lesu. 

3) Menggunakan pelindung kepala atau sabuk pengaman
     Menggunakan pelindung kepala sangat penting jika berkendara menggunakan sepeda motor. Banyak orang yang menyepelekan untuk tidak mengunakan helm. Itu sangat berbahaya, jika kita kecelakaan dengan posisi kepala tidak menggunakan helm, sangat mungkin sekali kepala kita terbentur dengan benda keras.
Menggunakan sabuk pengaman juga penting. Sabuk pengaman juga melindungi kita dari benturan dengan benda keras saat terjadi kecelakaan atau rem mendadak.

4) Cek kondisi kendaraan anda
     Sebelum berkendara hendaknya anda memperhatikan kondisi mesin / rem kendaraan anda. Beberapa bulan sekali kendaraan anda harus di service ke bengkel, itu dapat mengurangi anda untuk mendapat masalah pada saat berkendara. Rem juga harus diperhatikan. Bayak kendaraan yang kecelakaan akibat rem blong. Itu dikarenakan rem kendaraan yang sudah tidak sehat. Alangkah baiknya anda harus tahu kondisi mobil / motor anda jika akan berpergian jauh.

5) Berdoalah sebelum berkendara
     Berdoa sangat penting jika sebelum berkendara. Ini merupakan aspek yang paling utama, banyak orang yang tidak berdoa saat akan berkendara. Jika kita berdoa terlebih dahulu, maka Tuhan Yang Maha Kuasa akan mendampingi kita saat berkendara.



Sekian tips dari saya, semoga dapat berguna untuk Masyarakat Indonesia. Terapkanlah tips tersebut dalam kehidupan sehari - hari, agar kita nyaman dalam berkendara dan sampai di tujuan dengan selamat.